Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Jenis informasi apa yang anda diperlukan melalui web site BPTP Yogyakarta:
 
UPBS BP2TP
e-Produk
banner2
banner1
Pengenalan Ayam KUB
KRPL
Tikus
Sinta

Download

Berita
Usia Tua Tak Menghalangi Belajar PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Administrator   
Kamis, 19 Desember 2013 13:33

Usia boleh tua namun hal itu tidak mengahalangi untuk belajar dan tetap semangat untuk maju dalam mengusahakan lahan pekarangan. Hal ini tercermin antusiasme para peserta Pelatihan Penerapan KRPL (Kawasan Pangan Lestari) yang diselenggarakan oleh BPTP Yogyakarta bekerjasama dengan Kowani Cabang Yogyakarta. Peserta pelatihan ini kebanyak telah usia tua yang berasal dari berbagai wilayah Yogyakarta bahkan acara ini dihadiri pengurus Kowani lain yang berasal dari Jakarta.

Penyajian materi utama pelatihan diawali dengan materi Budidaya Tanaman Sayuran di Pekarangan. Materi ini membahas jenis-jenis sayuran yang dapat usahakan pada lahan pekarangan meliputi  tanaman bawang daun, sledri, selada, bayam, terong, cabai, tomat dan kangkung. Sedangkan materi berikutnya tentang Budidaya Tanaman Sayuran menyajikan media tanam, penyemaian, pemindahan tanaman, pemeliharaan tanaman, pemupukan, pengendalian OPT sampai dengan pasca panen sayuran. Teknik penyemaian dengan memanfaatkan plastik maupun paralon, sedangkan pemeliharaan tanaman sayuran dengan memanfaatkan plastik polibag, paralon, bambu maupun media tanam. Materi terakhir yaitu teknik pembuatan arang sekam sebagai media tanam sayuran dalam polibag. Materi ini selain teori dilakukan pula praktek pembuatan media tanam, pemindahan benih tanaman sayuran dan pembuatan arang sekam dengan menggunakan pipa seng.

Dalam sambutan pembukaan Ketua Kowani Dr. Y. Sari Murti W. SH. M. HUM menyampaikan bahwa melalui pelatihan ini mejadi motivasi dan semangat bagi ibu-ibu untuk mengusahakan kehidupan yang lebih baik utamanya penyediaan pangan yang sehat. Lebih lanjut beliau mengemukakan sebagian kebutuhan sayuran dapat disediakan oleh ibu-ibu sendiri, namun karena belum mengetahui hal itu belum dapat dilakukan. Dengan semangat ingin hidup sehat melalui pelatihan penyediaan sayuran kedepan dapat diwujudkan.

Kepala BPTP Yogyakarta, Dr Sudarmaji pada acara pembukaan pelatihan menyampaikan bahwa BPTP Yogyakarta merupakan UPT Pusat Kementerian Pertanian. Demikian pula tindak lanjut kerjasama Kowani dengan BPTP Yogyakarta dalam bidang teknologi pertanian kedepan untuk ditingkatkan.

LAST_UPDATED2
 
Membangkitkan Kembali Kopi Robusta PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Kusnoto, S.Sos   
Senin, 16 Desember 2013 07:26

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Yogyakarta  melakukan Temu Lapang MKRPL di Dusun Pentingsari Umbulharjo Cangkringan Sleman. Temu lapang terselenggara atas kerjasama BPTP Yogyakarta dengan Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB). Lokasi ini merupakan salah satu dusun penghasil kopi robusta di Umbulharjo.

Selain kopi, di wilayah tersebut dikembangkan MKRPL (Model Kawasan Rumah Pangan Lestari) untuk mendukung upaya pemerintah dalam ketahanan dan kemandirian pangan. Prinsip utama KRPL adalah pemanfaatan pekarangan yang ramah lingkungan untuk pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi keluarga, serta peningkatan pendapatan yang diperoleh dari pengelolaan pekarangan yang optimal antara lain dapat memenuhi kebutuhan konsumsi dan gizi keluarga, menghemat pengeluaran rumah tangga dan dapat memberikan nilai tambah untuk kesejahteraan. Upaya pengembangan kawasan tersebut, tidak terlepas membangkitkan kembali Desa Wisata khususnya produk kopi robusta maupun olahan pangan bagi para pengunjung dengan memetik sayuran, buah maupun menikmati alam sekitar.

Ir. Budiyanto dari Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian, perikanan dan Kehutanan Kabupaten Sleman menyatakan kegiatan KRPL yang dikembangkan di Desa Wisata ini sangat penting untuk mendukung program kunjungan wisata. Hal ini disampaikan  atas pendampingan inovasi teknologi  pertanian oleh BPTP Yogyakarta di Kelompok Tani Tunggak Semi khususnya dalam  kegiatan MKRPL  yang meliputi: budidaya tanaman berbagai sayuran, jambu biji, garut, pegagan dan jahe serta pelatihan pasca panen seperti pengolahan kripik bayam, kenikir, katuk, pembuatan Terama, Torama dan jahe instan. Pelatihan dan pendampingan ini merupakan usaha untuk menyambut kunjungan wisata ke Dusun Pentingsari dalam mengembangkan  agrowisata di Lereng Merapi.

Kepala BPTP Yogyakarta yang diwakili oleh  Heni Purwaningsih, STP. MP. mengatakan bahwa bentuk pendampingan inovasi teknologi dari BPTP Yogyakarta ini merupakan inisiasi untuk mengangkat potensi sumberdaya pertanian spesifik lokasi, dan diharapkan masyarakat disekitar Desa Umbulharjo ini dapat menularkan ilmu MKRPL agar dapat Lestari sesuai dengan prinsip KRPL serta berkembang secara  sinergis untuk mendukung Agro Wisata  di Lereng Merapi.

LAST_UPDATED2
 
Bahagia Saat Purna Tugas PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Antal Sutrisno, S.SST   
Jumat, 13 Desember 2013 10:42

Masa pensiun adalah masa yang secara alamiah akan menghampiri setiap orang, datangnya sudah pasti berdasarkan pencapaian usia tertentu. Karenanya memasuki masa pensiun harus dinikmati dan dianggap sebagai masa yang indah dan cemerlang, sebagai akhir yang indah atau happy ending atau “khusnul khotimah” dari pengabdian sebagai seorang pegawai negeri sipil (PNS). Di masa pensiun PNS mendapat penghargaan berupa uang pensiun, berupa gaji setiap bulan, meski gaji tersebut tidak sebesar gaji dimasa bhaktinya.

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP)  Yogyakarta dibawah naungan Badan Litbang Kementerian Pertanian pada tahun 2013 mempurnatugaskan sebanyak enam (6) karyawannya, yaitu Bapak Jawari (Januari 2013), bapak Bakat Handayanto (Maret), ibu Nursuestini (Mei), bapak Prayitno (Juni), bapak Rudy Harwono (September) dan yang terakhir bapak Sukarto purna tugas pada bulan November 2013.

Merupakan hukum alam bahwa dari beberapa fase kehidupan yang dihadapi oleh setiap manusia salah satunya memasuki masa pensiun. Pada fase ini secara fisik dan mental tidak banyak lagi kegiatan yang harus dilakukan. Hal-hal rutin yang selama ini sudah secara otomatis berjalan, tidak ada lagi. Jika kita tidak dapat mengelola waktu dengan baik dan efektif, maka akan dirasakan perubahan itu menjadi suatu masalah. Namun perlu di ingat, bahwa ada sesuatu yang dapat diandalkan para pensiunan, yaitu pengalaman, pengetahuan, keahlian dan relasi yang dimilikinya,  bahkan semangat yang selama ini dimiliki harus tetap terpelihara. Perubahan yang dihadapi seharusnya dapat disikapi dengan arif. Manfaatkan dan pelihara apa yang menjadi potensi diri dan kelola waktu dengan efektif. Dengan demikian perubahan yang dihadapi akan dapat berjalan dan dilalui tanpa beban yang berarti. Hadapilah masa pensiun dengan optimis, tetap bersemangat dan dengan hati yang tulus.

LAST_UPDATED2
 
Assessment Laboratorium BPTP ISO/IEC 17025 : 2005 PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Administrator   
Jumat, 06 Desember 2013 08:25

Komite Akreditasi Nasional (KAN) melaksanakan asesmen dalam rangka akreditasi awal  laboratorium  untuk Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Yogyakarta pada tanggal 5-6 Desember 2013. Tim asesmen terdiri atas Mulyadi Benteng, B.Sc Dipl K (Asesor Kepala), Fajarina Budiantari, STP, M.Si (Asesor) dan Neni, STP, MSi dari KAN sebagai observer.

Opening ceremony asesmen laboratorium BPTP dilakukan pada hari Kamis, 5 Desember 2013 dibuka oleh Kasi KSPP mewakili Kepala Balai yang menyampaikan agenda akreditasi laboratorium BPTP pada tahun 2013 mencakup 6 ruang lingkup yang diajukan (C Organik, N, P, K, pH dan Kadar Air), Selanjutnya diperkenalkan Tim Pengelola Laboratorium BPTP yang dalam struktur organisasi terdiri atas Manajer Puncak, Manajer Teknis, Manajer Administrasi dan Manajer Mutu beserta Deputy masing-masing dan analis/laboran.

Asesor yang diwakili oleh Mulyadi Benteng, B.Sc, Dipl K menyampaikan agenda pelaksanaan asesmen selama 2 hari yang meliputi tinjauan kondisi dan keragaan laboratorium dan asesmen aspek teknis terkait acuan standar, instruksi kerja dan operasional alat dan aspek manajemen meliputi Dokumen Prosedur, Instruksi Kerja dan Dokumen Format. Kajian dilakukan terhadap aspek kesesuaian dan ketidaksesuaian dari hasil temuan dan selanjutnya apabila ada temuan ketidaksesuaian (mayor, minor, observasi) harus dapat diselesaikan dalam waktu maksimal 54 hari. Tindaklanjut asesmen berupa tindakan perbaikan dan  verifikasi tindakan perbaikan. Laporan akhir asesor dan rekomendasi teknis yang berisi evaluasi hasil asesmen dan pertimbangan teknis Panitia Teknis akan dijadikan bahan rapat KAN sebagai dasar  keluarnya sertifikat akreditasi dari KAN.

LAST_UPDATED2
 
Kunjungan Mahasiswa Politeknik Negeri Payakumbuh PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Suharno   
Kamis, 28 November 2013 09:24

BPTP Yogyakarta  Selasa (26/11)  menerima kunjungan Mahasiswa Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh sebanyak 47 orang mahasiswa yang didampingi 5 orang dosen pendamping. Kunjungan ini merupakan  kurikulum  di perguruan tinggi  tersebut dengan kegiatan karya wisata dibeberapa lokasi salah satunya di BPTP Yogyakarta.

Kunjungan diawali dengan pemaparan progam dan hasil penelitian yang telah dilaksanakan dilakukan oleh BPTP Yogyakarta berkaitan dengan budidaya tanaman pangan disampaikan Kusnoto, S.Sos. dan dilanjutkan Sarjiman SP. M.Si dengan pemaparan MKRPL Kabupaten Kulon Progo dan Pertanian organik. Selepas pemaparan, para mahasiswa mengunjungi Laboratorium Diseminasi untuk melihat berbagai informasi produk BPTP Yogyakarta dalam bentuk media cetak dan elektronik. Selain informasi tersebut, dapat dilihat pula berbagai sampel produk olahan susu kambing, umbi-umbian meliputi tepung casava, steak umbi ungu, beras hitam dan produk lainnya.

Sedangkan kunjungan di UPBS melihat sarana dan prasarana perbenihan meliputi perbenihan padi bunga krisan dan bawang merah. Sebelum mengakhiri kunjungan di BPTP Yogyakarta, mahasiswa melihat berbagai macam aneka tanaman plasma nutfah DIY yang sedang dibangun BPTP Yogyakarta.

LAST_UPDATED2
 


JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL
Joomla Templates by JoomlaVision.com